
LUWU TIMUR – Kemanunggalan TNI dan rakyat dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1403/Palopo tidak hanya terlihat melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga terwujud dalam kebersamaan menjalankan ibadah. Pada Jumat (23/10/2026), personel Satgas TMMD bersama warga melaksanakan Sholat Jumat berjamaah di Masjid Al-Ikhlas, Desa Cendana, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur.
Puluhan personel Satgas TMMD yang beragama Islam membaur bersama masyarakat untuk menunaikan ibadah. Mengenakan pakaian muslim, peci, dan sarung, para prajurit berjalan menuju masjid dan menempati saf bersama warga tanpa sekat maupun perbedaan.
Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan terasa sejak jamaah memasuki masjid. Prajurit dan masyarakat duduk berdampingan, mendengarkan khutbah, kemudian melaksanakan Sholat Jumat dengan penuh kekhusyukan.
Ustadz H. Abidin bertindak sebagai khatib sekaligus imam. Dalam khutbahnya, ia menyampaikan pentingnya menjaga kebersamaan, memperkuat semangat gotong royong, serta mensyukuri nikmat yang diberikan Allah SWT, termasuk hadirnya pembangunan melalui program TMMD.
Danki SSK TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo, Kapten Inf Badar, mengatakan bahwa kebersamaan dalam ibadah merupakan bagian penting dari upaya mempererat hubungan antara prajurit dan masyarakat.
“Kami di TMMD ke-130 ini tidak hanya membangun fisik, tapi juga membangun hati dan rohani. Hari ini kami Satgas TMMD melaksanakan Sholat Jumat bersama warga Desa Cendana di lokasi TMMD. Kami ingin menunjukkan bahwa TNI dan rakyat itu satu, sholatnya bersama, doanya bersama, sujudnya bersama,” ungkapnya.
Ia menambahkan, melalui ibadah bersama tersebut, seluruh personel dan masyarakat turut memanjatkan doa agar pelaksanaan TMMD berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat bagi warga.
“Di masjid ini kami berdoa bersama agar TMMD ke-130 berjalan lancar, aman, dan semua pembangunan rabat beton, bronjong, sumur bor, tower air bermanfaat untuk rakyat. Inilah kemanunggalan TNI dan rakyat yang sesungguhnya. TNI lahir dari rakyat, dan kembali untuk rakyat,” tegasnya.
Usai Sholat Jumat, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan bersalaman. Suasana akrab terlihat ketika prajurit dan warga saling menyapa, berjabat tangan, serta mempererat hubungan yang telah terjalin selama pelaksanaan TMMD.
Salah seorang tokoh agama Desa Cendana, Haji Abdullah (60), mengaku terharu melihat antusiasme personel Satgas yang ikut beribadah bersama masyarakat. Menurutnya, kehadiran para prajurit membuat suasana masjid semakin ramai dan memperkuat rasa kebersamaan.
“Alhamdulillah, baru kali ini masjid kami di Cendana penuh sampai ke luar, karena diisi oleh Pak Tentara Satgas TMMD. Rasanya seperti dapat berkah besar. Kami sholat bersama, doa bersama dengan Pak Tentara. Biasanya kami hanya lihat Tentara di TV, sekarang sholat sebelahan. Senang sekali,” ujarnya.
Kebersamaan tersebut menjadi gambaran bahwa pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana fisik, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan spiritual antara TNI dengan masyarakat.
Melalui kegiatan ibadah bersama, diharapkan semangat persaudaraan dan gotong royong terus tumbuh sehingga manfaat TMMD dapat dirasakan tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui hubungan harmonis yang terjalin di tengah masyarakat.
Sumber: Pendim 1403/Palopo
